Penularan Penyakit Kaki Gajah

Penularan Penyakit Kaki Gajah – Filariasis atau yang biasa orang menyebutnya dengan penyakit kaki gajah  merupakan salah satu penyakit yang sangat menular awalnya disebabkan oleh cacing filaria yang disebarkan dan dibawa oleh berbagai jenis nyamuk. Cacing filaria yang masuk ke dalam tubuh manusia memiliki ukuran yang sangat kecil seperti benang yang sangat halus.

Penularan Penyakit Kaki Gajah

Penularan Penyakit Kaki Gajah

Penularan penyakit kaki gajah ini proses nya melalui seekor nyamuk, yaitu saat nyamuk menghisap darah oleh paraa penderitanya, kaki gajah yang mengandung anak cacing. Ada sekitar 20 jenis lebih nyamuk yang ikut menyebarkan penyakit ini seperti nyamuk dari genus Anophelex, Culex, Aedes, Mansonia, dan Armigeres sehingga siklus penyebaran dan penularan penyakit kaki gajah yang sangat cepat. Setelah tergigit nyamuk, parasit atau larva akan menjalar dan ketika sampai pada jaringan sistem lympa maka berkembanglah menjadi penyakit kaki gajah.

Penyakit ini bersifat menahun (kronis) dan bila tidak mendapatkan pengobatan, maka akan menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan, dan alat kelamin, baik perempuan maupun laki laki. Penyakit pada kaki gajah bukanlah penyakit yang sangat mematikan, namun demikian bagi para penderitanya menjadi sesuatu yang dirasakan memalukan bahkan dapat menganggu aktivitas para penderitanya. Penyakit kaki gajah umumnya banyak terdapat pada wilayah tropis. Menurut info dari WHO, urutan negara yang terdapat para penderitanya mengalami penyakit kaki gajah adalah Asia Selatan (India dan Bangladesh), Afrika, Pasifik, dan Amerika. Belakangan ini banyak pula yang terjadi pada negara Thailand dan Indonesia.

Penyebab dan Penularan Penyakit Kaki Gajah

Negara yang beriklim tropis termasuk Indonesia merupakan tempat yang nyaman bagi nyamuk untuk cepat berkembangbiak. Oleh karena itu wajar sekali jika lebih dari seratus juta penduduknya beresiko terinfeksi dari penularan penyakit kaki gajah tersebut. Ketika nyamuk menghisap darah manusia yang termasuk cacing filaria, maka cacing tersebut akan turut menginfeksi nyamuk.

Selanjutnya nyamuk yang telah terinfeksi ini akan mudah menyebarkan cacing filaria ketika menggigit orang lain. Larva cacing filaria kemudian akan tinggal di dalam pembuluh getah bening. Di dalam pembuluh getah bening ini maka cacing filaria akan tumbuh dewasa dan cepat berkembangbiak. Cacing dewasa sendiri ini akan bisa hidup hingga 7 tahun lamanya dalam pembuluh darah getah bening pada manusia. Mereka akan menyebarkan jutaan cacing yang masuk ke dalam pembuluh darah sehingga ketika digigit, nyamuk akan cepat proses penularan penyakit kaki gajah ini kepada individu lain.

Gejala yang Menyebabkan Proses Penularan Penyakit Kaki Gajah

Ketika seseorang akan mengalamin infeksi filaria dari awal menyebabkan gejala dan tanda tanda penyakit ini tidak segera terlihat. Di dalam tubuh maka filaria akan tinggal dan pada kelenjar getah bening menjadi tumbuh dewasa dan cepat berkembangbiak. Infeksi kelenjar getah bening ini bisa menyebabkan kerusakan pada kelenjar limfa. Mengeluarkan cairan pada kelenjar limfa yang begitu sangat berlebihan dan juga menimbulkan gangguan dalam sistem imun. Filaria juga akan memblokade kelenjar limfa, menyebabkan pembesaran pada bagian kaki dan organ genitalia.

Sayangnya seseorang yang mengalami infeksi cacing ini tidak bisa langsung dipastikan karena penyakit ini memiliki beberapa fase, yaitu tanpa gejala, akut, dan yang paling kronis :

  • Pada fase tanpa gejala

Seseorang yang akan mengalami terinfeksi cacing filaria dan tidak akan langsung menunjukkan gejala tersebut. Meski demikian, pada fase ini sebenarnya telah terjadi kerusakan sistem limfa dan ginjal sering terjadinya perubahan pada sistem kekebalan tubuh.

  • Fase yang akut

Sedangkan pada filariasis akut ini terdiri dari 2 jenis, yaitu adenolimfangitis akut (ADL) dan limfangitis Akut (AFL) :

Pada Adenolimfangitis Akut (ADL) : Tanda dan gejala yang timbul adalah demam, pembengkakan getah bening limfadenopati. Bagian yang terinfeksi akan merasakan sakit, kemerahan dan bengkak. Adanya penumpukkan cairan yang terjadi dapat mengundang infeksi jamur pada kulit.

Limfangitis filaria Akut (AFL) : Disebabkan oleh cacing filariasis yang telah melemah. Gejala yang akan timbul berbeda dengan ADL, karena tidak disertai dengan demam. Namun, dapat muncul benjolan kecil pada beberapa bagian tubuh seperti, pada sistem kelenjar getah bening daam skrotum.

  • Fase Kronis

Infeksi kronis ciri khas penyakit gajah akan muncul dengan jelas berupa limgadema atau penumpukkkan cairan pada kaki dan lengan, yang secara kasat mata bagian tubuh tersebut akan membesar, sehingga ini yang dapat menimbulkan penyebab proses penularan penyakit kaki gajah.

Pembesaran padakaki dan lengan, organ genital akan berdampak pada kerusakan dan ketebalan kulit. Penumpukkan cairan ini juga akan menganggu sistem kekebalan tubuh, sehingga resiko infeksi sangat mudah terjadi.

Pencegahan agar tidak terkena dari Penularan Penyakit Kaki Gajah

Bagi penderita penyakit kaki gajah ini sangat diharapkan kesadarannya untuk memeriksakan ke dokter dan mendapatkan penanganan obat obatan sehingga tidak dapat menyebabkan penularan penyakit kaki gajah kepada masyarakat lainnya. Untuk itulah perlu adanya pendidikan dan pengenalan penyakit kepada penderita warga sekitarnya.

Pemberantasan nyamuk di wilayah masing masing sangatlah penting untuk memutus mata rantai penularan penyakit kaki gajah ini. Dengan menjaga kebersihan lingkungan merupakan hal yang sangat penting untuk mencegah terjadinya perkembangan nyamuk diwilayah tersebut.

Penularan Penyakit Kaki Gajah

Cara Pemesanan Jeli Gamat Luxor – Obat Kaki Gajah
Mengatasi Penyakit Kaki Gajah Beserta Penyebabnya dan Penyakit Lainnya

Harga Obat Kaki Gajah – Jelly Gamat Luxor 1 Botol Isi 350 ml = Rp.265.000,-/botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0852-1617-3280, tuliskan: Pesan Obat Kaki Gajah Jeli Gamat Luxor, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap


=====================================

>>> Jeli Gamat Luxor Untuk Mengatasi Penyakit Kaki Gajah dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Kaki Gajah and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.